Sepanjang perjalanan jogja gresik
Pertengahan januari 2009
Selasa,Pukul 06.00
Dipagi yang ceria,matahari mulai menampakkan wajahnya,aku dan wikan temenku yang non muslim sedang asyik duduk2 didepan pintu kamar,,,sementara mbak uus,rini,dan temen2 lain sibuk didapur.
“hmm...kamu mau pulang kapan wik”tanyaku pada wikan,
“kayaknya sih ntar siang”jawab wikan
“ouw...”
“Lha kamu kapan”dia balik tanya,
“insyaaalah ntar jam 9an,mw ngambil uang di BRI dulu”jawabku berlalu kekamar untuk packing barang yang akan aku bawa pulang
“y udah ntar bareng ja,aku juga mau ke BNI”wikan tiba2 nongol didepanku,aku balas dengan tanda jempol.
Pukul 08.00
“wah gimana ne,ATM nya ga biza”kata wikan dengan muka kusut,
“waduh gmna ya?”aku balik nanya,kugaruk kepalaku yang sebenarnya ga gatal,
“y udah kita kedepan sapheer ja yuh...”ajaknya,ku sambut dengan anggukan.kita lalu berjalan kearah sapheer,mall besar yang terletak dijalan adisucipto disamping hotel sapheer tepatnya.
Pukul 09.00
Waduh dah jam 9 ne,,,aku harus cepet2 balik.kalau ga ntar bisa kesiangan pulangnya...pikirku dalam hati,,,tapi wikan masih tetep ngantri depan atm.aku lalu haya diam,meski ga sbar pengin cepat2 balik kekost,
“udah belum?”bisikku pada wikan yang ada didalam atm,
“bentar lagi ya..”jawabnya
“cepetan ya...”kataku pelan disambut dengan anggukan wikan
Pukul 10.00
Hujan semalam menyebabkan jalanan uin gendeng agak becek.kita terpaksa berjalan pelan menyusuri gang2 kecil sapen,
“fir,makan dulu ya...laper ne...”kata wikan smabil menunjuk kesalah satu warung makan didepan kampus,
“ya udahlah,,,kebetulan itu tempat makan favoritku”aku mengiyakan,meski dalam hati ga tenang,tapi karena rasa laper yang sudah sangat,,,
“upz...udah jam setengah 11”kataku kaget setelah melihat jam yang sudah menunjukkan pukul setengah sebelas.aku bergegas menuju BRI dan pulang kekost.dan sejurus kemudian aku sudah berjalan menuju halte trans jogja yang da didepan gedung madandala wanintama.
Pukul 12.00
Masih didalam halte...meununggu bus trans jogja jalur 1b yang tak kunjung datang.beberapa kali kulirik jam yang ada didepanku.wew?udah jam 12.00.biasanya jam segini aku dah sampe ngawi atau sekitarnya.tapi kali ne masih dijogja,ga kebayang sampe rumah jam berapa.tapi aku tetap pada tekatku.pulang!ya pulang...satu tujuanku.dsan akhirnya 5 menit kemudian bus trans jogja jalur 1b datang juga.aku segera masuk,dan bebera detik kemudian bus melaju cepat menuju terminal giwangan.
Pukul 12.30
Sesampai diterminal aku bergegas mencari bus jalur kesurabaya,,,ya sumber kencno biz kelas ekonomi langgananku.meski kelas ekonomi tak jadi maslah buatku,yang penting aku bisa sampai rumah dengan selamat.justru naek bus patas ber AC malah mebuatku mual.
Yupz...ana dapat...dengan persaan laga aku memasuki bus dan menempati bangku no 2 dismping jendela...y ALLAH sudah hampir jam 1,biasany jam segini aku dah sampe ngawi...tapi kali ini aku masih dijogja...kira2 sampe rumah jam berpa yaa...aku terus kepikiran.tapi peace...tenang2 insyaalah bentar lagi sampe solo kok...aku mencoba menenangkan diri.
Pukul 13.00
Tak seperti perkiraanku,prjalanan ke solo ternyata memakan waktu 3 jam,aku semakin khwatir dan bingung.sementara uang yang ku pegang hanya tinggal 30 ribu,,,y RABB...tlong mudahkan perjalanan hamba ini...kataku lirih...kusandarkan kepalaku kejendela bus dan akupun tertidur dalam bus yang melaju kencang kekota ngawi.
Pukul 17.00
Bus sumber kencono yang kutumpangi sampe dikota ngawi.tapi bus ga berhenti diterminal.akhirnya aku turun didekat jalan raya dan segera berlari mengejar bus kota ngawii yang berhenti didekat trotoar sekitar 50m dari arahku berlari.yap...aku dapat bus!
aku lalu berjalan memasuki bus yang sudah kelihatan tua dan tak terwat itu.tapi belum sempat aku duduk,pak kondektur tiba2 menyuruh kami turun...astaghfirullah,,,ternyata busnya mogok.y ALLAH bantu kami...perasaanku semakin galau,bingung.sementra perjalan masih panjang.setidaknya masih sekitar 6-5 jam untuk sampe dikota gresik tercinta.
***
Aku hanya duduk termangu bersAma penumpang bus yang lain.bingung harus ngapain.smaentara waktu terus berjalan hingga jam menunjukkan pukul 17.25 dan alhamdulillah,,busnya sudah biza jalan.aku lalu bergegas memasuki bus.beberapa menit kemudian,bus tua itu dengan cepat meluncur kearah bojonegoro.
Ditengah perjalanan hatiku benar-bena ga tenang.uang saku dah mulai menipis,dan hape pun taka ada.baru kali ini aku mersakan perjalanan malam ngawi bojonegoro.perjalanan dengan jalan banyak tikungan dan melewati jurang2 yang curam.sementara bus berjalan dengan sangat cepat.y ALLAH selamtkan kami...
Pukul 19.30
Bus yang kutumpangi berhenti diluar terminal baru bojonegoro.aku segera turun dan mencari becak.karena memang untuk masuk kedalam terminal jaraknya cukup jauh.
“pak,becak..”pintaku pada salah satu tukang becak yang mankal didekat terminal
“mau kemana mbak?”tanya bapak paru bay itu,aku terdiam sesaat
“kedalam terminal pak”jawabku
“oh..baiklah...”pak becak mengiyakan,aku lalu mulai menaiki becaknya
“lha bawa motor sendiri to mbak”tanya pak becak yang terdengar ga jelas ditelingaku,lalu kubalas dengan anggukan...kemudian suasana menjadi hening,aku kembli bermain2 dengan pikranku,
Tapi alagkah kagetnya diriku ketika kulihat terminal begitu sepi,tak kulihat sebuah bus pun yang mangkal.aku bingung bukan kepalang.lalu kuputuskan untuk balik keluar terminal.
“pak balik keluar ya”kataku pada pak becak,
“lha kenapa mbk,katnya bawa mtor sendiri”pak becak balik tanya,aku terdiam sejenak
“ngg...sebenarnya saya ga bawa motor pak.saya dari jogja mau kgresik...”jawabku gemetr
“ouw gtu...lha bilang dari tari tadi...bus jam segeni ya sudah ndak ada.lha wong bus terakhir saja sudah dari jam tujuh tadi...”kata pak becak semakin membuatku takut
“makasih pak”kataku sembari memberikan uang pada pak becak.waduh uangku semakin menipis saja,cuman tinggal 22 ribu...
“iya mbak,..tapi sebaiknya mbak ikut bareng rombongan angkot itu saja.nanti turun dijembatan babat.soalnya kalau nunggu bis lama,msih sekitar jam 2 nanti”
“iya pak,makasih”
Pukul 20.30
Sesuai saran pak becak tadi,akhirnya aku ikut rombongan angkot menuju jembatan babat.upz...isinya bapak2 semua..y ALLAH gimana ini...aku bingung sekali antara iya dan tidak.maju mundur langkahku memasuki angkot.akhirnya dengan terpaksa aku masuk angkot yang isinya bapak2 semua.aku duduk dikursi paling pojok.y ALLAH semoga ga terjadi apa2...angkot itu lalu berjalan cepat menuju arah jembatan babat.kulihat sekeliling begitu gelap,hanya lampu kuning lima wat yang menerangi angkot kami.
Sepanjang perjalanan aku hanya diam,takut bukan main.tapi seorang bapak2 mulai tanya-tanya padaku lalu kita ngobrol,hingga suasana agak cair dan rasa ku sedikit hilang.
Pukul 21.30
Angkot yang kami tumpangi sampai dijembatan babat.tapi aku bingung dimana aku berada.aku juga tak tau arah.ya...kupikir sebaiknya aku harus berjalan sembari menunggu bus.lagian disana bapak2 semua,hanya akulah akhwat sendirian.aku jadi ga enak.
Aku Tak tahu kemana ku harus berjalan,,,ga tahu arah.bingung...aku lalu mengikut seorang bapak2 paruh baya yang berjalan didepanku.ku kira ia akan menuju terminal atau tempat menuggu bus,tapi ternyata ia berhenti disebuah rumah..oh tidak,,,kmana kau harus berjalan ya ALLAH,aku benar2 ga tahu arah dan tujuan.sementara uang yang kupegang hanya tinggal 7 ribu rupiah,,,tak ada hpe juga...
*******
Satu langkah 2 langkah aku berjalan...ku coba tengok kanan kiri,berharap ada wartel yang buka atau ada bis yang lewat.jaketku yang tak begitu tebal tak mampu menahan hembusan angin malam yang begitu menusuk.terlihat dilangit kilauan bintang2 yang begitu indah...subhanallah...betpa indahnya ciptaan-MU...
“mbak mau kemana”tanya salah seorang cowok,yang nongkrong didepan sebuah rumah,
“ngg...mau cari wartel mas...”jawabku polos,lalu melanjutkan perjalananku.begitulah seterusnya jawbaku,acap kali ada yang tanya aku mau kemana.karena sebenrnya aku sendiri bingung mau kemana.
Aku tak bisa membayngkan bagaimana seandainya kalu ga ada bus yang lewat.kemana aku harus istirahat.semantara ,malam semakin larut.y ALLAH tolonglah hamba-MU ini..kataku lirih.tiba seorang bapak2 dengan motornya menghampiriku,aku kaget setengah mati.
“mau kemana mbk?”tanyanya,seraya berhenti didekatku
“mau cari wartel pak”jawabku polos
“lha mbake maw kemana?wartel jam segini ya sudah pada tutup”tanyanya lagi
“ngg...sebenarnya saya mau kgresik pak”aku semakin takut
“lha kok ga nunggu disana bareng orang2”kata bpak itu sambil menunjuk2 kearah jembatan tempat angkot tadi berhenti,aku hanya tertunduk diam.takut sekaligus malu.
“ya sudah saya anter kesana saja,biar nuggu disana”bapak itu mulai membelokkan motornya.aku hanya manut saja,,,ya karena kondisi waktu itu benar2 bingung.KHOUZNUDHON!itu yang aku katakan dalam hati,ktika praangka2 buruk tentang bpak itu mulai muncul.bapak itu lalu memboncengku kearah jembatan tadi.kulihat disana para bapak2,mas2 sedang menunggu bus.aku lalu turun dari motor bapak itu,,,dan mencoba duduk disalah satu bangku.bapak2 itu lalu memarahiku...karena perjalananku tadi.aku hanya tertunduk diam.yaaa...secara aku seorang akhwat melakukan perjalanan malam dari jogja gresik sendirian.sangat berbahaya!
22.30
Setelah menunggu hampir satu jam,bis yang kami tunggu2 akhirnya datang juga.legaaaaaa rasanya.tapi lagi2 aku hanya akhwat sendiri yang ada dalam bis itu...y ALLAH ampuni hamba-MU ini...
Aku mencoba menikmati perjalanan malamku,terlihat warna warni lampu rumah sepanjang kota babat duduk.hmm...aku mulai merogoh sakuku.Y ALLAH cuman tinggal 7 ribu.aku bingung bukan main,tapi mencoba menenangkan diri,aku lalu menawar ongkos bis yang seharusnaya 6 rbu kubayar 5 ribu dengan harapan uang yang tersisa itu bisa untuk nelpon ayah sesampainya kua diduduk ntar.dan alhamdulillah pak kondektur pun mengiyakan.dari depan bangku seorang bapak yang tadi ikut menunggu dijembatan menawariku hpnya,aku lalu sms keno ayah ungtuk menjemputku diduduk.temapt dmana aku turun dari bis.
Pukul 22.00
“sudah dijemput?”tanya bapak yang menawariku hp tadi
“oh sudah2 pak,bentar lagi sampai kok”jawabku gugup,sementra aku sendiri ga tahu apakah ayah akan datang apa ga,
“ya sudah bapak pulang dulu”kata bapak itu yang ternyata orang sekitar situ,aku lalu berjalan menuju kearah pasar,berharap ada wartel yang buka,
Huft,,,,ternyata semua wartel sudah pada tutup.warung2 yang buka disekitar situpun juga sudah mulai tutup.
Beberapa kali aku berusaha untuk tanya kepada orang2 disitu apakah da yang punya hp.tpi ternyata nihil.tak ada yang punya.akupun semakin bingung,sementara uangku cuman tinggal 2 rbu,hp tak ada kampungpun masih jauh.
********8
Berkali2 tukan ojek mnwariku,,,tapi aku tak ada uang.dan berkali2 juga orang menawariu untuk ikut pulang,tapi tak ada yang sampai kekampungku.akhirnya ga jadi.lagian kupikir bahaya jika akhwat nak ojek malem2 atau pulang bareng bapak yang blum knal.hmm...tapi aku harus gimana?apakah aku akan bermalam disini?tidur diteras rumah,ataukah aku kan jalan kaki pulang kerumah?sementara jarak antara duduk dengan kampungku sekitar 7 km...aku lalu duduk,didepan tokoh bensin.diam...hening...udara malam semakin mnusuk tulangku...ya nanti jika tak ada tumpangan terpaksa aku harus pulang dengan jalan kaki.harus pkoknya!tekadku dalam hati...sambil terus berdoa semoga ALLAH memberiku pertongan-NYA.
“hey...itu anaknya pak salim”teriak salah seorang dari mobil carry abu2 menyebut2 nama ayahku.mobil iu lalu berhenti didepanku.
“mau pulang ya...bareng kita aja yuk...”ajak salah seorang dari dalam mobil itu yang ternyata masih familyku dan didalam itu ternyata tetangga2ku yang baru pulang dari kerja dipetro,perusahaan pupuk terbesar digresik.
“iya maksih...”kataku.tanpa basah basih lagi aku lansung memasuki mobil itu,
Alhamdulillah...kataku dalam hati dengan perasaan sangat lega...ya meski dalam mobil itu bapak2 semua,tapi mereka adalah tetangga2ku.aku mncoba berhuznudhon...dan aku larut dalam obrolan bersama mereka,meski canggung dan takut.ya...biarpun mereka itu famili dan tetanggaku tapi aku tak begitu mengenal mereka...maklum selama ini aku jarang dirumah...
Pukul 23.05
Akhirnya sampai kampung juga,,,dengan perasaan sangat legah aku berlari munju rumahku.tpat pukul 00.00 aku sampai rumah.ibuku begitu kaget melihat kedatanganku.seolah tak percaya kalu aku pulang.
Aku lalu dimarahi ayah dan ibuku dan juga kakak.ya gimana tidak dimarahi lha wong anaknya ini melakukan perjalanan jogja gresik malam2 sndrian lagi.sangat berbhaya!
Tapi dari perjalananku kali ini,aku mendapat sebuah pngalaman yang begitu berharga.ya bagaimana ketika ALLAH menjagaku dengan jilbabku.bagaimana ketika ALLAH memberikan perlindungan dan prtolongan-NYA disaat2 sulit seperi itu.dan satu yang terpenting...disaat2 crowdead seperti itu kita tidak boleh panik dan harus tetap berhusnudhon kpada-NYA...yakin bahwah dia yang maha agung akan membirkan prtolongan-NYA...KHUSNUDHON pada-NYA!karena ALLAH tergantung pada prasangka hamba-NYA!
Yogyakarta,pertengahan january 2009
Tidak ada komentar:
Posting Komentar