Pagi itu...
Bel telah dibunyikan 3 kali,tanda kelas akan dimulai.sebagian santri sudah ada yang dikelas,sebagian ada yang masih siap2,dan sebagian ada yang buang sampah sebagai hadiah karena terlambat datang kekelas.
Aku hanya tertegun ,menatap mereka dari ruang kantor sembari menunggu kedatangan ustadzah,
“assalamualaykum...”sapa ustadzah
“waalaykumsalam warahmatullahi wabarakatuh”jawab kami serempak,”huft!tahsin lagi...tahsin lagi...”kataku dalam hati,dan setengaha hati aku ikuti doa yang dipimpin ustadzah
“nuuur...ulangi ta’awudznya”kata ustadzah mengagetkanku membuatku semakin dongkol,”huft!apa lagi ne ustadzah!nyebelin banget sih...!”kataku dalam hati
“a’udzubillahi minasy syaitho nirrajiiim...”
“ulangi lagi...mangapnya kurang !”kali ini ustadzah mengacungkan tudingnya,hatiku semakin dongkol ,akhirnya kuulangi beberapa kali,entah itu benar atau salah yang jelas kubaca sebisaku,sampai ustadzah menyuruhku berhenti dan ganti menyuruh mbak isti untuk ta’awudh
*****
Dikelas tahsin jilid 4,memang bacaanya panjang-panjang.kudu siap-siap minimal segelas air atau minuman,karena dalam kelas ini suara dituntut harus keras,dengan bacaan yang panjang,yang paling berat adalah kelas klasikal,bagaimana tidak kita disuruh baca dari halaman awal sampai akhir.
Aku tertegun kembali,kuamati huruf demi huruf dijilid 4,hmm panjang2,rasanya tenggorokan dah mau putus,tapi ustadzah masih nyuruh lanjut,,,”ga kuaaaaat”teriakku dalam hati,ditambah rasa kantuk yang mulai menyerang,”hmm rasanya sudah pengen kabur,entah kemana yang penting ga ketemu ama yang namanya qiro’ati”
“nur!!!!!!!!!belajar”kata ustadzah membuyarkan lamunanku,sontak aku kaget dan segera terbangun dari alam bawah sadarku,kembali gondok dan dongkol dan bahkan semakin dongkol,bagaimana tidak tenggorakan yang rasanya hampir putus,kering kerontang bak dipadang pasir,malah disuruh ngulang 5 kali,”huft!nyebelin banget sih”pikirku
“iya ustadzah”kataku dengan suara serak serak kering,sambil mulai membolak2 balikkan jilid,entah halaman berapa,aku tak tahu yang penting baca.
“kurang keras!!!!ulangi lima kali lagi”kali ini ustadzah kelihatan marah,aku hanya terdiam,takut ngga karuan,
Suaraku mulai habis,tenggorokanku semakin sakit...
“kalau mau belajar qiroati,suara harus keras,mangapnya yang sempurna...”aaaaa”kata ustadzah memprktekan,
Kami semua diam...
Mataku mulai berkaca kaca,tak kuat mengeluarkan kata2 lagi,sesenggukanku mulai terdengar...
“sabar ya mbk nuur”kata mbk isti menenangkanku,sementara mbk fatimah sedang setor bersma ustadzah...
“iya mbak”kataku
“nur,udah kamu ngga usah setoran,besok lagi dibaca!”kata ustadzah,semabri menutup kelas tahsin,aku semakin dongkol,udah dimarahi,suara habis,ngga boleh setor lagi pikirku sambil berlalu,
Itu hanyalah sepenggal kisah kecil dikelas tahsin,masih banyak cerita dan kisah lain yang tak dapat diceritakan bersama mbak miss tercinta,teman2 seperjuangan mbak isti,mbk fatimah dan mbak anas...
Apapun metode yang mbak miss terapkan,bagaimanapun cara mengajar beliau pasti memiliki hikmah tersendiri,setiap orang tua,setiap guru pasti menginginkan yang terbaik buat kita...dan itu yang ana rasakan,,,
Setelah kejadian itu,baru saya sadari,mungkin itulah metode yang tepat yang beliau terapkan buat saya,mungkin saya harus bersusah2 dulu,menangis dulu,berlari2 terlebih dulu,bergadang dan berpusing2 ria dengan kelas ghorib dan jembatan keledai [walaupun akhirnya sampai sekarang peta ghoribya belum terselesaikan...insyaallah sebelum lulus amanina akan saya selesaikan mbk],sebelum akhirnya saya bisa baca quran dengan baik dan benar..karena dengan begitu saya bisa menikmati pahit manisnya perjuangan dikelas qiroati bersama ustadzah tercinta yang amat kami sayangi dan teman2 tercinta,mbak isti,mbak fatimah,dan mbk anastasia...
betapa mbak miss dan guru2 lain selalu memotivasi kita untuk terus meluruskan niat,motivasi2 quran,yang membuat kita selalu semangat untuk bertahan di qiroati,yang kerap kali buat kita jenuh...
jazakumullahu bi ahasnil jaza buat guru2 semua,mbk miss,mbk zae,mbk yanti,mbk lilis,mbk septi,mbk rina,mbk siti dan mbk puji yang kami sayangi dan kammi banggakan...semoga amal kalian menjadi amal jariyah yang pahalanya akan terus mengalir,,,amin...
maafkan kami,kalau selama ini kami kurang maksimal dalam belajar,kami kurang serius dan kurang ta'dhim sama kalian semua...
akhirnya kami ucapkan selamat jalan dan selamat berjuang pada guru kami tersayang yang amat kami cintai dan kami banggakan....semoga ALLAH memberikan tempat yang terbaik buat mbk disana,tempat yang penuh barokah...yang akan mengantarkanmu pada kesuksesan dunia dan akhirat...
semoga kesuksesan selalu menyertaimu...
doa kami selalu menyertaimu...
luv u cz ALLAH...
semoga esok ALLAH mempertemukan kita kembali dan balutan indahnya ukhuwah...
luv u cz ALLAH...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar